Rabu, 09 Juni 2010

Telkomsel Membangun Negeri Melalui Inovasi Seluler


Tahun 2005 ketika saya sedang berada di Bandung, seorang teman bertanya kepada saya, ”Mengapa kamu tidak mau mengganti operator seluler, nelpon kamu mahal karena roaming?” sebuah pertanyaan yang hingga kini masih belum sanggup terjawab. Bagaimana tidak, nomor simPATI yang selalu saya pakai ini adalah nomor pertama yang saya pakai saat membeli handphone pertama.

Tahun 2000, saya baru dikenalkan dengan dunia telekomunikasi melalui Handphone (HP). Masyarakat di daerah saya tinggal, Sidikalang, ibu kota kabupaten Dairi di Sumatera Utara, ketika diperkenalkan dengan sebuah produk Telkomsel, Katu Halo sebagai operator seluler pertama.

Masih sempat tersenyum mengingat seorang teman memiliki HP berukuran besar. Saking besarnya, 2005 jenis HP itu di ejek sebagai ”ganjal mobil”, namun sebelum mengenal teknologi dan jaringan, saya sempat heran bagaimana sebuah alat seperti itu bisa menjadi alat komunikasi yang hanya bermodal sebuah kartu kecil dengan angka-angka berwarna putih. Itu selalu membuat saya bertanya-tanya betapa canggihnya seluler saat itu.

Sebagai produk pertama seluler, Telkomsel telah memberikan kemudahan terbaik dalam berkomunikasi yang dalam waktu singkat bisa menjangkau daerah terpencil. Hingga tahun 2005, hanya Telkomsel operator satu-satunya yang bisa mengjangkau hampir seluruh daerah di Kabupaten itu. Tidak ada yang tidak mungkin lagi, begitu Telkomsel berhasil menjangkau hampir semua kecamatan, tidak ada lagi pembatas jarak. Hampir disemua kecamatan dan desa tertinggal sudah dibangunkan base transceiver station (BTS).

Komunikasi dengan sanak saudara atau bahkan orang tersayang dalam jarak yang jauh tidak menemui kendala lagi untuk melakukan percakapan (komunikasi). Sebelumnya, masyarakat hanya bergantung pada kurir Pos atau pada tetangga yang memiliki telepon Rumah.

2000 itu, HP masih menjadi barang kebutuhan sekunder karena tergolong barang mewah. Hal ini dikarenakan sebagian orang dari kalangan menengah keatas yang masih bisa memiliki itu. Selain harga HP (besarnya setengah batu bata), harga kartu perdana pada saat itu masih mencapai jutaan rupiah dengan sistem paska bayar. Walau demikian, berselang satu tahun, masyarakat dari berbagai kalangan sudah banyak yang memiliki. Anggapan ini sebenarnya bukan tergantung pada harga, namun karena HP dan seluler menjadi sebuah kebutuhan primer untuk komunikasi, palagi bagi pebisnis. Informasi dapat diterima (melalui Short Message Service atau tenarnya SMS) hanya dalam hitungan detik, sedangkan komunikasi 2 arah (bertelepon) dilakukan hanya bermodal HP dan sebuah kartu seluler.

Ini yang membuat aku tetap bangga akan produk Telkomsel. Masyarakat daerah asalku juga merasakan hal yang sama karena kualitas jaringan dan penggunan yang sangat banyak. Telkomsel telah mampu merubah peradaban masyarakat pedesaan dengan memperkenalkan tekonologi komunikasi.

Perkembangan Telkomsel yang Pesat

Seiring dengan perkembangan inovasi seluler, Telkomsel semakin memperkuat image sebagai operator yang paling banyak diminati. Banyak sudah yang telah dilakukan dan dikembangkan operator ini untuk memanjakan para konsumer.

Kalau dulu, HP yang didukung operator seluler hanya dipakai untuk melakukan perbincangan dan SMS. Seiring perkembangan zaman, produk-produk HP dengan berbagai fitur-fitur canggih. Kebutuhan para konsumer akan fitur canggih ini membuat industri seluler bertransformasi dari menyediakan layanan dasar seperti SMS dan telepon (voice) ke konvergensi teknologi informasi dan komunikasi. Peranti seluler konvergen [bergabung] dengan layanan Internet, video, dan produk digital.

Wajar saja karena pada era konvergensi, semua layanan mulai dari video, game, musik, buku dan lainnya beralih menggunakan teknologi digital dan gaya hidup mobile akan sangat mengandalkan infrastruktur telekomunikasi seluler. Bahkan peranti ponsel juga sudah mampu mendukung layanan perbankan, hingga dompet digital yang siap digunakan untuk bertransaksi bahkan untuk kebutuhan pengambilan tunai

Perubahan seperti ini dianggap sangat berarti bagi para pengguna. Kebutuhan akan informasi, teknologi internet dan fasiltas penunjang lainnya dengan out put yang baik selalu dipenuhi oleh Telkomsel mengingat masyarakat Indonesia yang semakin maju. Bahkan Telkomsel pada segmen musik sudah meluncurkan layanan LangitMusik yaitu layanan toko musik digital bagi pelanggan yang ingin menikmati musik full track berkualitas baik secara mudah.

Pelanggan dapat men-download musik digital langsung di ponsel, di mana proses pengunduhan konten dapat dilakukan melalui akses internet dengan memanfaatkan jaringan 3G/3.5G yang berkecepatan hingga 7,2 megabit per second (mbps) dan 21 mbps. Tidak tanggung-tanggung, operator itu bahkan menyediakan lebih dari 10.000 lagu dalam negeri dari berbagai aliran musik.Aplikasi itu melengkapi serangkaian layanan mobilelifestyle Telkomsel lainnya yaitu BlackBerry, mobile wallet f-Cash, nada sambung pribadi, push email, mobile banking, mobile advertising, dan iPhone di Indonesia.

Semuanya dapat diakses melalui kartu perdana pertama khusus pelanggan data yang paling terjangkau. Perdana Flash Unlimited itu diklaim menyediakan kecepatan akses paling cepat yaitu minimal 384 kilobit persecond itu dibandingkan operator lain di tengah situasi perilaku komunikasi pelanggan yang mulai didominasi penggunaan layanan data saat ini.(Bisnis Indonesia, 29 Mei 2010)

Tahun 2008, dalam melakukan efisiensi listrik, Telkomsel telah berhasil menerapkan inovasi teknologi Hydro Fuel Cell di kota Medan. Teknologi ini diharapkan menjadi solusi keterbatasan pasokan listrik di Indonesia sekaligus menerapkan teknologi ramah lingkungan yang mudah dan murah. keunggulan penerapan sumber appetite alternatif hydro fuel dungeon antara lain tidak bising karena tidak terdapat komponen bergerak, tidak polutan (tidak beracun, tidak berbau) karena sekresi ( zat buangan ) yang ditimbulkan adalah H2O alias unsur air, dan memiliki efisiensi proses yang jauh lebih baik dibanding dengan sistem konvensional.

Hal ini menjadikan sebuah tantangan tersendiri bagi Telkomsel dalam menghadirkan solusi yang tepat dalam hal penyediaan sarana telekomunikasi beserta appetite supply-nya, sehingga seluruh masyarakat hingga pelosok dapat menikmati sarana komunikasi dan terbebas dari keterisolasian.

Sebelumnya Telkomsel juga telah berhasil mengimplementasikan inovasi telekomunikasi berupa Pico BTS berbasis teknologi GSM around satelit pertama di dunia, sebagai solusi untuk daerah pedesaan, industri terpencil dan jalur laut.

Dengan teknologi ini, tak ada lagi yang akan ketinggalan tekonologi informasi. Bahkan jaringan yang kuat, membuat Telkomsel menjadi satu-satunya operator yang diminati karena menjangkau masyarakat hingga pelosok desa. Keinginantahuan masyarakat akan perkembangan tekonologi tidak menjadi hambatan lagi karena fitur HP yang dilengkapi dengan internet akan membantu masyarakat mengakses semua informasi tanpa batas.

Selasa, 08 Juni 2010

artis terkaya Indonesia


kapan kah anda menjadi artis terkaya selanjutnya?

buat sampel majalah


lagi curahin ide buat majalah. ne hasil buat cover ajah sih

Kamis, 03 Juni 2010

Headline Pemberitaan Kampanye Legislatif 2009 di Surat Kabar Harian (SKH) Riau Pos



Erwin P . Gultom

Kampanye adalah sebuah tindakan politik yang dilakukan oleh peorangan atau sekelompok orang yang terorganisir guna mempengaruhi dan melakukan pencapaian suatu proses pengambilan keputusan di dalam suatu kelompok. Dalam kampanye damai pemilu legislatif 2009, Riau Pos lebih memposisikan partai yang dalam pemilu sebelumnya seperti Partai Demokrat, Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana struktur teks, kognisi dan konteks yang dibentuk wartawan dalam headline selama kampanye?

Penelitian ini merupakan analisis wacana dengan menggunakan metode kualitatif, adapun pendekatan yang dipakai yaitu analisis wacana kritis yang dikemukakan oleh Teun A van Dijk atau yang lebih dikenal dengan kognisi sosial. Pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi, wawancara, dan observasi. Subjek penelitian ini adalah redaksi Riau Pos yang melakukan pengeditan terhadap berita yang menjadi headline Riau Pos dan bagaimana pemilihan berita headline selama kampanye mulai dari tanggal 16 Maret -5 April 2009.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Struktur teks dalam headline menunjukkan bagaimana posisi pemimpin partai selama kegiatan kampanye disorot secara baik dengan permainan kata-kata oleh penulis berita yang berakibat pada pembentukan citra publik terhadap pemimpin partai yang sedang berkampanye. Walaupun belum pada masa pemilihan presiden, konteks yang disampaikan melalui wacana memperlihatkan bagaimana isi kampanye menjadi sesuatu dibutuhkan masyarakat dan hal ini lebih menghasilkan sebuah pendangan positif terhadap calon yang memberikan bukti pekerjaan yang telah dicapai dan meposisikan lawan politik sebagai pihak yang pro dan kontra atas kebijakan yang sedang berjalan.


Pemicu terjadinya perang Irak adalah dugaan bahwa di negeri yang dikomandoi oleh Saddam Hussein tersebut tersimpan beberapa senjata pemusnah masal yang berada di sebuah tempat tersembunyi di negeri tersebut.

Atas dasar keyakinan tersebut, maka pemerintah Amerika menugaskan Chief Warrant Officer Roy Miller (Matt Damon) untuk membongkar dimana tempat senjata mematikan ini.

Informasi tempat senjata pemusnah masal ini jelas tidak dapat diperoleh lewat pihak Irak yang bersikeras bahwa mereka tidak mempunyai senjata seperti yang diberitakan pemerintah Amerika. Akhirnya Roy harus melacak lokasi senjata ini hanya dengan mengandalkan beragam informasi yang diperolehnya lewat pihak intelejen. Biarpun telah diberikan bantuan peralatan canggih, tetap saja tugas tersebut beresiko cukup tinggi..

Kamis, 05 Juni 2008

buku panduan mengolah BLOG


Buku Saya bersama Cosa Aranda Mei 23, 2008

Ternyata “di luar kesengajaan” saya sudah menulis buku dengan Cosa Aranda isinya tentu saja seputar blog, tips blogging dan seputar cara cari duit via internet seperti adsense, dll.

Anehnya lagi saya baru sadar kalau saya menulis buku soal tutorial blogger setelah diberitahu Cosa Aranda via trackback postingnya Copy Paste Massal. Masih bingung? Begini ceritanya, ada orang yang menulis buku tentang blog dan cara cari duit via internet. Setelah Cosa membacanya dengan seksama ternyata banyak isi buku tersebut hasil contekan dari internet. Sebagian besar tampaknya dari tutorial di blog ini dan blognya Cosa

Cosa tampak sangat rajin dan telaten mencari postingan asli dari artikel-artikel di buku tersebut sehingga bagi yang tertarik dengan buku campursari itu, membaca link-link di blog Cosa sudah cukup mewakili.

Copy paste content blog yang populer seperti tutorial blog ini oleh blogger lain memang lumrah. Sejak awal mula saya buat tutorial sudah puluhan blog yang mengcopy-paste (tanpa menyebut nama penulis dan sumber link posting). Namun, bahwa isi blog ini dicopy paste untuk isi sebuah buku baru pertama kali ini terjadi.

Sebenarnya saya sendiri kurang nyaman setiap kali ada blogger mengcopy paste isi blog ini tanpa menyebut nama penulis dan sumber tulisan. Ada dilema di hati saya. Di satu sisi saya ingin membiarkan mereka copy/paste untuk “karir pemula” dengan harapan kalau sudah pintar bisa kreatif sendiri nantinya. Tapi di sisi lain ada perasaan bersalah karena dengan membiarkan sikap copy paste seperti itu terjadi itu kurang mendidik.

Karena itu saya setuju dengan sikap Cosa yang membeberkan masalah ini. Semoga ini jadi pelajaran bagi blogger pemula dan lanjut untuk lebih kreatif dan energik dengan konten sendiri atau menyebut dengan lapang dada sumber tulisan kalau hasil mengutip tulisan orang.

Rabu, 28 Mei 2008